Mengapa, mengapa Indo gini terus? 100 tahun kebangkitan nasional? silahkan saja bangkit lagi. lagi dan lagi, yah mungkin bisa diulang lagi tahun depan.
Penduduk yang BODOH jawabannya. Dalam hidup kita, bermacam aspek bekerja. dalam setiap aspek itu, penduduk terlibat dalamnya. Suatu kehancuran dalam rangkaian aspek itu dalam menghancurkan atau minimal mengganggu/memengaruhi aspek kehidupan yang lain.
Penduduk yang BODOH tentu tidak akan dapat maksimal mengelola atau mengolah SDA dalam cakupan geografi Indonesia yang cukup dapat dibanggakan jumlahnya. Penduduk BODOH menyia-nyiakannya bahkan dengan keBODOHannya, bukan hanya kekayaan alam, geografi ikut jadi korban! Akhirnya, suara luar negri menjawab permasalahan itu. Dan akhirnya nama indo semakin pudar.
Penduduk yang BODOH, seperti juga yang terjadi pada mahasiswa BODOH YANG SELALU TIDAK KRITIS MELIHAT SEGALANYA, DI MANA MATA KALIAN? DI MANA JUGA OTAK KALIAN? tolong berpikir sebelum bertindak, dan berpikirlah sekali lagi. Pikirkan apa akibat tindakan kalian, apa dampaknya terhadap orang lain. Bukan hanya KALIAN penduduk BODOH yang punya kepentingan. hoooo kalian juga penduduk, bukan? tindakan anarki bukan solusi, itu polusi. itu polusi yang membuat orang lain susah bernafas. terkadang perjuangan sia-sia kalian tidak membawa apa-apa. Tidak ada hasil di ujungnya. Bagaikan mengusir tikus dengan cara membakar sawah. mahasiswa-mahasiswa BODOH ini tidak terjadi di kampusku. Untunglah.
Jepang dulu menggunakan agresi. Militer dianggap jalan terbaik untuk merangkul dunia. Tapi mereka salah, saat melihat Nagasaki dan Hiroshima hancur. Mereka belajar, Dari kesalahan mereka, mereka menyadari kekuatan militer bukanlah jalan terbaik. Ilmu pengetahuan adalah kunci menjuju kehidupan yang menjamin kesejahteraan bersama. Mirip seperti yang diungkapkan oleh F. Bacon. Jepang kini dengan teknologi menggenggam pengaruh politik yang kuat, mereka tidak perlu mengandalkan militer untuk menggenggam dunia.
Indonesia dulu pernah menjadi negara yang cukup disegani, negara-negara tetangga boleh gentar mendengar nama kita. dan mereka belajar. mereka kini menjadi kuat, mereka mengendalikan arus politik dan ekonomi dunia. mereka memegang segala kesempatan untuk menjadi besar.
Sekarang lihatlah indo. semakin terpuruk. semakin jauh dari kebanggaan. Dunia (mungkin juga cuma aku) mungkin bertanya sambil menggelengkan kepala: “kenapa harus ada indo?”.
Jepang belajar, negara lain belajar. bagaimana dengan Indo? belajarkah? belajar nyontek? anda pantas bertanya, anda harus bertanya. banyak yang mencela aku. tolong beri tahu aku hasilnya. apakah selama ini Indo hasilkan dari hasil belajarnya? ayo, beri tahu aku!
kini bila dalam keadaan terburuk, yaitu indo melakukan agresi (hahahaha tidak mungkin *lol), kuubah saja pernyataannya: jika indonesia di-agresi negara lain, apa yang kira-kira terjadi? indo tinggal sejarah. kalian pikir dengan banyaknya manusia di indo bakal bisa menang? tidak, tentu saja karena judul tulisan ini cocok sekali digelarkan kepada manusia-manusia yang memang begitu.
Indo tidak pantas sombong, kalian masih jauh dari harapan. masih jauh dari garis aman. gawang lawan masih sangat jauh. kalian masih SD. saranku: segeralah lulus. Jadilah PANDAI. jangan MATI. saran yang terakhir ini terserahlah…
Posted by rainzeru on May 14, 2008 at 10:26 pm
Setuju. Indo begini gara2 penduduk2nya bodoh, susah diatur, pemalas. Paling tidak kita sbg generasi mendatang cuman bisa “menjadi pintar” agar bisa mnyelamatkan diri kita sendiri dan bangsa ini.
Posted by immoz on May 15, 2008 at 9:15 am
@rainzeru: thanks, tidk banyak yg setuju denganku. comment yang bagus bro ^^