Mukanya YUI aneh juga ya…

Ah i hate to say this but, i realize bentuk kepala YUI agak lebar and dagunya tidak lancip seperti gadis-gadis anime… jadi sometimes aku aneh liatnya… Tapi juga di beberapa ocassion YUI is the best deh… waktu itu aku liat-liat fotonya jadi salting sendiri, sampai-sampai gak berani liat monitor hahahaha bodoh!

Not so Friendly INISIASI PMB UAJY 2008

Tentang tulisanku yang friendly INISIASI PMB UAJY 2008 yang katanya tak akan ada peran dari panitia keamanan, ternyata akan ada. Hal itu kudengar dari sumber yang terpercaya.

Not so friendly, i guess.
Mereka akan mengadakan semacam sandiwara, tahun lalu juga ada sandiwara marah-marah yang terihat konyol. yeah mungkin saja tahun ini juga konyol. Mungkin ada adegan berkelahi, atau ada yang pingsan, atau mungkin ada yang nangis. Bah, itu semua sandiwara, jangan percaya.

Jadi kalian yang akan mengikuti INISIASI tahun ini, hal itu akan terjadi juga. Jadi kalian jangan terintimidasi. Mereka tuh cuma berpura-pura, jangan down dulu, karena nanti dipenghujung hari, (kalau memang endingnya sama kayak INISIASI tahun kemaren,) mereka datang masuk membawa kayak spanduk yang tulisannya Selamat bla bla bla. Yaah gitulah. INISIASI gak guna.

Tapi memang, INISIASI kali ini akan lebih bersahabat dibandingkan INISIASI tahun kemarin. Good luck guys… siapkan mental, kalian pasti bisa. ingat, di inisiasi, semuanya cuma sandiwara. They are nothing.

Lagi, kecelakaan di jl. babarsari

Seperti yang pernah aku ceritakan sebelum ini, jalan babarsari yogyakarta emang tempatnya kecelakaan lalu lintas.

Pagi menjelang siang hari ini setelah main badminton, aku dan temanku Dhiaz Aji Dewantoro memutuskan untuk makan mie ayam di depan kos. Nah, sambil menunggu mie selesai dimasak, tiba-tiba ada kecelakaan yang terjadi di depan gedung kampus III UAJY (Universitas Atma Jaya Yogyakarta). Di belakang mobil yang baru saja akan belok masuk menuju kampus kulihat ada motor (entah satu atau dua) yang jatuh.

Rider A (cowo) yang tidak terima mendatangi rider B (cowo juga) yang baru saja berdiri mendorong motornya ke pinggir jalan. Rider A tampaknya ingin menghajar rider B, namun usaha itu dihalangi pacar rider A. Pacar rider A berusaha melerai perkelahian itu dengan berbicara baik-baik dengan rider B. Tapi tampaknya hal itu justru membuat rider A cemburu. Masalah jadi runyam, dan rider A sempat mendorong kepala rider B.

Hal itu bikin pacarnya rider A marah, bahkan security kampus gak bisa berbuat apa-apa melihat pacar rider A yang sekuat tenaga berusaha melerai. Pacarnya rider A ini orang baik. dia berani melarang rider A untuk berbuat kasar, meskipun rider B yang mukanya agak culun juga berusaha melawan.

Akhirnya rider A dan pacarnya yang kelihatan sedih meninggalkan tempat kejadian perkara. Nah ada yang menarik. Disebelah tempatku berdiri ada seorang bapak, seorang ibu, dan anak mereka yang badannya sangat besar dan tingginya bahkan lebih tinggi daripada aku.

Dari pembicaraan kami, ternyata pagi tadi, di tempat yang sama juga terjadi kecelakaan. motor di tabrak mobil. Katanya ada seorang cewe yang menjadi korban jatuh dan menabrak trotoar. tangannya patah, iii mengerikan.

Dan lebih mengejutkan lagi, anak mereka adalah penghuni kos kami yang baru. Lebih lagi, dia mahasiswa baru di UAJY yang juga mengambil teknik informatika. Namanya aku lupa, suaranya tadi terlalu kecil.

jadi, itu aja, cuma ingin kasih tahu jalan babarsari emang rawan kecelakaan yang seharusnya tidak terjadi.

Oh no, i’m not abusing drugs…

Ku baca poin-poin dari sebuah majalah bagus berjudul Book Of HOPE yang hari ini dibagikan gratis di kampus. kutipannya kayak gini:

Tanda-tanda bahaya penyalah-gunaan bahan kimia:

  • perilaku tiba-tiba berubah, misalnya: mau menyendiri saja, curiga melulu, pola tidur berubah, mudah tersinggung, atau jadi misterius.
  • Perubahan fisik, misalnya: pupil mata membesar, mata merah, gerak tubuh tak stabil, berat badan turun, jadi jorok.

-Book of HOPE

-Cesar E. Tordesillas “Saatnya merenungi Permasalahan Kita Akibat Penyalah-gunaan Obat,” The Manila Times, 21 Nov. 2005, A6.

Wah wah kebanyakan dari ciri diatas ada padaku! Tapi suer aku gak menyalahgunakan bahan kimia (rokok ataupun narkoba)! Suer! Ciri-ciri yang sama seperti diatas: mau menyendiri saja, curiga melulu (’something is wrong…’), mata merah (sometimes), gerak tubuh tidak stabil (keseimbangan kurang), berat badan turun (banget), dan jadi jorok (nah ini nih, kamar kos-kosan ku sih hancur parah, kayak kapal pecah!)

But, honto ni, aku bukan abuser! memang gak sehat tapi always say no to drugs! Narkoba itu obat-obatan yang bikin sakit. dosa tau!

Semua orang berdusta

When I pretend
Everything is what I want it to be
I look exactly like what you had always
Wanted to see

itu adalah sepenggal lyrics lagu lying from you by linkin park. Ceritanya adalah seseorang yang berpura-pura dan berdusta supaya menjadi orang yang ideal. Everybody’s lyin’, that’s true. Berdusta itu mudah, berpura-pura itu bukan masalah besar. Manusia adalah makhluk sempurna untuk berbohong kepada sesamanya.

I remember what they taugt to me
Remember condescending talk of who I ought to be
Remember listening to all of that and this again
So I pretended up a person who was fitting in
And now you think this person really is me
and I’m trying to bend the truth
But the more I push, the more I’m pulling away
‘Cause I’m lying my way from you

Semakin kita berada dalam kebohongan itu, semakin menjadi kita ingin membelokkan kenyataan. Semakin kita ingin menjadi orang yang ideal, keidealan itu membawa kita lebih jauh.

Tapi tak selamanya ujung kebohongan itu selalu membawa manis. Pada akhirnya, yang dapat diucapkan adalah:

This isn’t what I wanted to be
I never thought that what I said
Would have you running from me
Like this

Akan kau sadari, berbohong itu menyakitkan. Melelahkan dan cenderung menyiksa diri sendiri. gapailah kembali permukaan dimana tidak ada lagi kebohongan. Tell the truth.

I’m tired of being what you want me to be
Feeling so faithless lost under the surface
Don’t know what you’re respecting of me
Put under the pressure of walking in your shoes
Can’t you see that you’re smothering me
Holding too tightly afraid to lose control
Cause everything that you thought I would be
Has fallen apart right in front of you

And I know
I may end up failing too
But I know
You were just like me with someone disappointed in you

(Numb, Linkin Park)

Jangan liat cuma dari covernya

Ini hal teraneh yang pernah terjadi daam hidupku, rasanya aku sedang mimpi, atau berhalusinasi… padahal aku gak nge-drug (Say no to drugs!) waktu itu, saat akan berangkat ke Semarang, di sebuah rumah makan ku lihat temanku, yang berinisial C, sedang berdoa sebelum makan dengan penuh dan sikap doa yang sempurna.

lalu apa anehnya? jelas aneh. Dia itu seorang penghancur suasana, penghancur ketenangan kelas, suka ngajak bicara gak penting waktu ada dalam kelas, paling ribut di kelas, seseorang yang gak suka bekerja sama (dan sialnya dia juga satu kelompok ospek denganku), mau terima hasil tapi gak mau kerja. paling melawan dosen, dan membahayakan reputasi kelasdi mata dosen. Paling nyebelin. Datang selalu terlambat, setelah datang juga sering keluar lagi alasannya ke WC, rambutnya dicat merah mencolok sekali, kebiasaannya ngangkat kacamatanya tinggi-tinggi trus dilap. Dan segudang hal lain yang tidak menyenangkan. Dua orang aja seperti dia, dunia bisa hancur!

Semua kebiadabannya diatas kusadari jelas-jelas bukan lagi cover, tapi seluruh isinya juga sampah 100%. gak pernah lho kulihat dia melakukan sesuatu yang berguna sedikiiiit aja. Sampai-sampai kami menjulukinya Lucifer. “Eh liat tuh si Luci lagi cari masalah” atau “Si Luci pasti datang terlambat neh”

Hari itu, saat kulihat dia berdoa dengan mata tertutup dan tangan tergenggam erat, aku rasanya seperti jadi gila. Aku gak punya ide apa yang sedang terjadi. Dia itu apa sedang mempermainkan Tuhan, atau gak tau apa yang sedang ia lakukan?

Dilema rambut dan k*ngen b*nd

Tau gak tuh lagunya k*ngen b*nd yang “cob* kau pikirk*n, …” iiii menjijikkan. vokalisnya itu lho…. rambutnya berantakan, mana kurus gitu…. banyak gaya pula!

Nah dilemanya adalah rambutku luar biasa juga berantakan, apalagi aku juga kurus luar biasa. Aku jadi benci k*ngen band kenapa harus ada sih, aku jadi gak bisa konsentrasi memanjangkan rambutku. Kalo gak ada mereka kan aku gak harus malu… toh aku jarang lihat cermin.

Gak bakal deh ku-rebounding, bisa-bisa aku ke kampus diteriakin!

Aku punya sebuah planet…

Aku banyak bicara tentang membenci bangsa ini, tapi bagaimana kalau aku menjadi pemimpin suatu bangsa?

Kita jadikan saja ini sebuah cerita fiksi. Pada tahun 3000-an, manusia tidak lagi tinggal di bumi. Manusia kini mempunyai pilihan untuk memiliki planetnya sendiri dan dapat mengajak orang lain untuk bergabung menciptakan sebuah komunitas. Yah, mirip-miriplah seperti friendster.

Aku membeli sebuah planet kecil. luas totalnya sekitar 40-50 km persegi. Awalnya hanya aku yang tinggal disitu, tapi lama-kelamaan aku mulai dikenal orang. Beberapa orang menawarkan diri untuk tinggal di dalam planetku dan bermaksud baik untuk menciptakan suatu komunitas yang damai sejahtera.

Kuterima yang sependapat denganku, yang mempunyai cita-cita dan ide yang sama, dan kutolak yang tidak kusukai. Kubatasi planet itu untuk diisi 30 orang saja pada awalnya. Aturan lain, mereka tidak boleh bereproduksi lebih dari 5 orang, karena akan membuat planet menjadi padat dan kemungkinan global warming akan semakin besar.

Kalau suatu saat mereka tidak lagi sejalan dengan ideku, mereka bisa memilih untuk meninggalkan planetku. Aku adalah pemilik planet tapi aku tidak ingin menjadi pemerintah. dengan anggota yang hanya berjumlah 30, tidak diperlukan pemimpin untuk mengatur segala kebutuhan mereka. Mereka memerintah dirinya sendiri berdasarkan ide dan cita-cita saat interview penerimaan. Sumber daya alam dikuasai bersama. Aku sebagai warga lain, tidak perlu berlaku sebagai seorang pemerintah yang dapat memiliki lebih sumber daya dengan alasan untuk membantu yang lain.

Kekayaan atas hasil kerja tetap merupakan milik pribadi. Saat planet diserang makhluk asing, merupakan hak warga planet untuk saling mengkhianati (meskipun hal itu kemungkinannya kecil karena kami mempunyai ide dan cita-cita yang sama yang saling memiliki dengan keadaan sadar penuh). Dengan demikian, kami hidup bersama dan mungkin mati bersama.

——
Beda dengan kita, yang merupakan manusia, yang pada awalnya tidak bisa memilih, harus dilahirkan dari rahim siapa, di negara apa, dengan status sosial apa, dengan agama apa, dengan atribut kita masing-masing, pintar, bodoh, terbelakang, lemah, atau kuat.

Saat kita besar, dan propaganda pemerintah tidak mempan, muncullah manusia seperti aku. Yang tidak puas dan susah untuk bersyukur atas negara yang kutempati. Saat kuingin meninggalkan negara ini, aku mengalami ketidakmampuan. keterbatasan budaya, bahasan dan latar belakang, aku harus membangun kembali semuanya dai nol.

Siapa yang membela bangsa? (-_-) bukan aku

Waktu pulang dari gereja, kubaca papan reklame sebuah merek rokok gak terkenal yang tulisannya kayak gini:

KALAU RASA KEBANGSAAN TERSISIHKAN LALU SIAPA YANG AKAN MEMBELA INDONESIA?

Seperti apa pembelaan terhadap bangsa itu, meskipun ada rasa kebangsaan? Hal ini sudah kupelajari di semester satu kuliah. Tapi khusus untuk manusia brengsek seperti aku yang rasa kebangsaannya tidak cukup besar -mungkin tidak ada, mudah untukku untuk menjadi pecundang dari pada harus membela bangsa.

Satu gambaran pemisalan: indo dijajah untuk yang ketiga kalinya. Keadaan bahkan hampir sama buruknya seperti yang dilakukan dalam masa penjajahan Jepang. Negara penjajah, misalnya Ethiopia, menawarkan jaminan kehidupan bila warga indo mengikuti mereka dan tidak lagi membela indo. Mereka (Ethiopia) menawarkan keamanan penuh dan mengajak membangun kembali negara tanpa harus ada peperangan, maka aku akan lebih memilih mengikuti penawaran mereka. Aku lebih memilih menjadi pengecut, ketimbang membela bangsa sendiri. Aku tidak ingin sakit dan mati sia-sia untuk membela nama negara.

Eduardo Aji Pradana: “INDONESIA itu hanyalah kata, kenapa aku harus membela sebuah kata?”

Beda kalau aku harus membela orang-orang terdekatku, keluarga, dan sahabat. Akan kubela semampuku meskipun aku bisa mati. Tentu karena cita-citaku adalah menjadi superhero seperti superman, spiderman, dll atau menjadi seseorang yang memiliki kartu kemenangan penentu atas hidup orang lain. Seperti Yagami Raito dan deathnotenya. (Ya aku tahu aku bermain-main dengan status Tuhan)

Sependapat dengan Yagami Raito yang sakit dan childish itu, dunia ini terlalu penuh dengan orang-orang jahat, kriminal. Aku ingin menciptakan sebuah utopia menurut versiku. Di mana mereka yang macam-macam dan merugikan orang lain bisa kuutus ke neraka.

Sori, tulisannya memang tidak bertanggung jawab, tapi itulah aku, orang jahat yang baik.

Sedotan menjijaykan

Kamu yang biasa makan di tempat-tempat makan pinggir jalan, hati-hati! Hal ini sebenarnya sudah aku sadari sejak dulu, tapi entah kenapa aku selalu lupa menuliskannya di blog.

Di iklan, ada tuh yang bilang apapun makanannya, minumnya teh botol s*sro. Tapi kalo mottoku, apapun makanannya, minumnya jangan pake sedotan. Tau kan, sedotan plastik warna-warni yang biasanya disediakan itu ternyata menjijaykan sekali. Mau bukti? lihat saja bagian dalamnya… kotor kan? kotor, saudara-saudara!

Sama seperti tas-tas plastik (tas kresek) itu semua kebanyakan daur ulang dari tempat pembuangan akhir lho! Nah yang sedotan itu paling juga gitu… Lo nekat aja minum pake tuh sedotan, artinya lo juga ngisap tuh kotoran-kotoran di TPA. Lha kalo misalnya terkontaminasi radiasi nuklir gimana? ntar telinga lo jadi tiga atau hidung lo pindah ke jidat, mau?

Tapi ada juga sedotan yang dibuat secara professional. kebanyakan adalah sedotan-sedotan yang berwarna putih, dan atasnya bisa ditekuk-tekuk itu lho atau yang dipakai di resto/resto cepat saji. Gampangnya, sebelum menggunakan sedotan, cek aja dulu di dalamnya kotor atau enggak…

say no to straws! All straws are jijay!

Me go to Semarang

Satu trip lagi ke luar kota, kali ini ke Semarang. Dengan jarak sekitar 100-an km, kami tempuh sekitar 3-4 jam. Eduardo Aji Pradana (saya), Pankrasius Tri Wibowo, dan Edo Nicolas Sakti meluncur dari Yogyakarta sekitar pukul 14.00, dan bergabung dengan Yogi Santoso di Magelang untuk kemudian kembali melanjutkan perjalanan ke Semarang.

Salip-menyalib-disalipi, kami akhirnya dapat melalui dengan selamat lalu lintas yang cukup padat di beberapa track. Singkatnya, kami akhirnya tiba di Semarang, kami menginap di rumah Edo Nicolas Sakti, di daerah Banyumanik, Semarang atas.

Tiba pada petang hari, kamis 3 Juli 2008 kami hanya beristirahat dan bermain kartu. membosankan memang, yang kami makan hanya mie-mie instan dalam jumlah besar dan minum teh atau kopi. Perjalanan akan dilanjutkan besok siang.

Bangun pagi hari itu, kami sekali lagi memakan makanan tak sehat mie instan. Siangnya, kami mulai turun ke downtown. Tujuan pertama, Lawangsewu (tujuan utama kami ke Semarang sebenarnya adalah menemani Edo Nicolas Sakti mencari spek mesin untuk tugas kelompoknya, tapi entahlah sesampainya di Semarang dia bilang dah beres). lawangsewu tuh bangunan Belanda-Jepang yang pintunya ada banyak, tapi gak sampai 1000 lah. Tiket masuk 6000 per orang. Dengan bantuan guide, kami diantar mengelilingi bangunan yang dulunya dipakai belanda untuk ngurus hal-hal (gak sempat dengar omongannya guide). Gedung ini pernah dipakai untuk shooting film-film horror dan juga film ayat-ayat cinta yang sampai sekarang belum sempat kutonton.

Tidak menyeramkan, tidak ada perasaan takut saat mengelilingi gedung ini. Sayang, banyak coretan dimana-mana. Ada juga tour yang menjelajahi ruang bawah tanah. Kita harus memakai sepatu boot yang disediakan karena ruang bawah tanah digenangi air, dan karenanya kami harus membayar juga. Di ruang bawah tanah ini (basement) ini terdapat banyak ruang penampungan air, yang katanya sebagai pendingin, entahlah pokoknya ada hubungannya dengan kereta api. Basement ini gelap gulita, tanpa bantuan senter mustahil kita dapat berjalan tanpa menabrak dinding. Di basement inipun menjadi satu spot yang katanya menakutkan karena di sini ada ruang pemenggalan, kepala manusia tentunya. kepala-kepala yang udah dipotong tentara jepang pake samurai, di tumpuk di satu bak. mayat-mayatnya dibuang ke sungai. Well, meskipun aku ada di barisan paling belakang, hari itu sama sekali tidak ada yang menakutkan. Merinding pun tidak. Oh ya, ada yang menarik. ada kamar-kamar penjara yang ukurannya sangat kecil, mungkin 1×1,5 meter saja, dan dulunya diisi 5 orang tahanan, karenanya mereka harus berdiri saat di penjara.

Pulangnya, kami penasaran ma Wall’s piratos tuh yang keluar di iklan, jadi kami beli beberapa. tapi itu cuma cerita tambahan aja.

Next, kami makan, awalnya mau makan di Alam Indah sambil menikmati view Semarang, tapi kayaknya sepi… akhirnya kami makan di rumah makan biasa saja. Pulang. Nonton. Tidur. Sorenya kami bermain kartu lagi sampai pukul 20.30. Aku hanya kalah 2 kali hahahaha, rekor kalah terbanyak dipegang temanku, 8 kali kalah. Kami lanjutkan dengan berjalan-jalan disekitar simpang lima. Dinner, beli jajan, duduk-duduk,,, Baru sekarang aku makan yang namanya tahu petis, aku tidak begitu suka rasanya.

Bakso mata dewa, 60 ribu, gede banget, katanya seeh dalam berapa menit gitu kalo bisa habis dapet hadiah, uang ato apa gitu. Itu kata temanku, tapi karena waktu yang semakin mendekati dini hari, kami terpaksa mengurungkan niat kami itu. Sesampainya di rumah, kami bermain kartu lagi, tapi kali ini sepertinya keberuntunganku sudah habis, aku jadi loser sejati malam itu. Permainan dihentikan pukul 1.30 pagi, karena kami harus berkendara pulang ke Yogyakarta pagi harinya.

Aku bangun jam 6, hanya tidur 4 jam. Ngantuk sih tapi gimana lagi, dah bangun gak bisa bobo lagi ya gpp lah. Siangnya kami bersiap untuk pulang. Kami (mereka yang lain selain aku) berencana untuk membeli oleh-oleh. Kami ke kota lagi, singgah di toko oleh-oleh gitu, trus mereka beli wingko, dan lain-lain tuh yang semuanya bayar pake duit, jadi aku gak pengen beliin oleh-oleh buat temen-temen di Yogya.

Kami pulang, kali ini melewati jalur alternatif, lebih teduh, lebih jarang kendaraan, hanya jalan yang tidak sebaik jalan raya… Namun kami mendapatkan pemandangan yang membuatku ber-waw, kami melewati hutan pohon karet yang tumbuh dengan sangat rapi. Baru kutahu kalau daun pohon karet berubah menjadi coklat pada musim-musim ini. Ada juga padang rumput (atau mengkin bukit gundul).

Di jalanan ambarawa, aku melihat sebuah motor yang selip dan terjatuh, mirip seperti Rossi yang jatuh saat menikung di lintasan GP. Sepertinya pengendara itu keluar jalur saat menikung, dan akhirnya jatuh. padahal di samping kiri-kanan adalah jurang (meskipun bawahnya sawah siiih). Hal itu tidak terjadi pada kami, Selamat tiba di Magelang, menurunkan Yogi, lalu meneruskan kembali perjalanan menuju Yogyakarta. Singgah sejenak di Muntilan dan membeli beberapa jajanan pasar, kali ini hanya untuk aku.

Sampai di Yogya pukul 18.00, langsung install vista. ternyata filenya corrupt. sebel, aku kemudian bobo. tamat.

Friendly INISIASI PMB UAJY 2008

PMB INISIASI UAJY 2008 merupakan konsep inisiasi yang kutunggu-tunggu. sayangnya kau angkatan 2007 jadi masih merasakan ketidaknyamanan mengikuti INISIASI.

ternyata INISIASI Penerimaan mahasiswa baru (PMB) UAJY tahun ini tidak sama seperti PMB 2007 tahun lalu, bahkan beda sekali. Itu kudengar dari temanku yang ikut rapat panitia keamanan.

kabarnya, INISIASI PMB UAJY 2008 ini akan dilaksanakan dalam 3 hari. satu hari akan menjadi tugasnya universitas, dan dua hari berikutnya akan menjadi tanggung jawab lembaga kemahasiswaan.

Mereka akan mengikuti INISIASI mulai jam 7, berbeda dengan kami yang harus memulainya jam 6. Mereka mahasiswa baru 2008 juga akan mengikuti inisiasi dengan memakai baju hitam putih, bersepatu dan tas bebas. Hal itu juga jelas berbeda dengan pelaksanaan INISIASI tahun lalu, yang setiap kelompok mempunyai theme warna berbeda untuk seragamnya dan untuk tali sepatu dari rafia. sepatunya juga wajib hitam, serta tas adalah hasil kerja tangan yang rumit.

Oh ya, yang paling beda untuk INISIASI tahun ini, tidak akan ada panitia kemananan yang bentak-bentak dan marah-marah. Aduh kalo dulu tuh parah banget (meskipun gak pake fisik sih)

Tapi justru kusuka konsep yang sekarang. Dulu, aku terpaksa membeli sepatu ket hitam. Aku terpaksa kurang tidur. aku terpaksa sakit karena capek. Teman-temanku terpaksa menahan pipis.

Waktu ada satu sesi tentang curhat PMB INISIASI tahun lalu, masih kuingat ketua kelompok kami maju dengan wajah menYedihkan dan mulai angkat bicara:

masa kalo ada kesempatan buang air kecil disuruh lari, cuma sepuluh detik dihitungi. pintu kamar mandinya digedor-gedor, padahal baru aja buka retsleting….

dan seterusnya yang memelas banget… Artinya, secara tidak langsung, panitia tahun lalu tetap saja melakukan kekerasan fisik.

tahun ini, 2008, tugas yang diberikan juga tidak terlalu banyak, berbeda dengan inisiasi tahun lalu yang bahkan tidak semua tugas dapat diselesaikan.

Tahun lalu: strict, kayak tentara. Tahun ini: bersahabat, mengenalkan. Jadi yang mau masuk UAJY jangan khawatir tahun ini akan menyenangkan.

Kenapa bisa salah hitung???

Sekali lagi aku melakukan kebodohan dalam hidup. Tadi ujian arsitektur komputer (Arkom), pelajaran yang banyak angka 0 dan 1-nya. Angka 0 dan 1 itu angka biner, yang memang cuma terdiri dari dua angka itu, ya begitulah, lupakan saja.

Kemaren aku belajar sampai larut, bangun lagi jam 4 pagi trus belajar sampai jam 7.30. Hampir semua materi sudah kuserap dengan baik. Jam 8, waktu ujian sudah mulai, aku nyantai aja. ternyata soalnya gampang banget. Waktu 1 jam 30 menit pun rasanya terlalu lama.

Nnnnaaaaahhh….. Setelah beberapa lama mengerjakan soal nomor 3, aku mulai tegang. Kenapa tiba-tiba muncul angka 2 pangkat 513 ??? kenapa pangkatnya besar sekali?! Gila, gimana nih… Mana gak boleh pake kalkulator. Hitung manual bisa makan waktu lama…

Makin stress lagi waktu tau bobot nilai untuk nomor itu 30% !!! Mampus deh gw, maksimal nilai sekarang cuma bisa 70! Gak bisa dapat A deh, B aja udah beruntung… Ku tidak menyerah dan terus mencari letak kesalahan… tapi tidak kudapati, akhirnya 10 menit menjelang habis waktu aku melangkah keluar ruang ujian dengan berat hati. Padahal tadi rencananya mau keluar duluan sambil nyombong “Arkom mah, keceng…” Damn!

Setelah berdiskusi dengan teman, aku ternyata sudah melakukan kesalahan kecil yang fatal, ternyata ada coretan yang kukira adalah angka 1 (satu) yang di dalam soal nilainya bisa menjadi 1024. angka pangkat sebenarnya adalah 2 pangkat -1. Sial, kerja keras belajar tadi malam jadi sia-sia…

Tangis dan kematian

Setelah baca komik BUDDHA yang dikarang Osamu Tezuka yang gaya cerita dan bahasanya aneh, kudapati satu kalimat sederhana, “Semua makhluk yang hidup pasti akan mati”

It’s true. semua orang tahu. Namun begitu masih banyak orang takut dengan kematian. Takut untuk meninggalkan semua materi di dunia ini, takut akan kelangsungan nasibnya di dunia selanjutnya. Wajar, kita manusia yang punya rasa takut.

Begitu pula dengan orang yang ditinggalkan. Mereka takut. Takut akan ditinggalkan. Di setiap kematian, orang-orang menangis. Menangis itu wajar, namun kita harus tahu kenapa anda menangis.

- kita menangis karena kita terkejut
- kita menangis karena kita belum siap
- karena rasa sayang, kita tidak ingin ditinggalkan

Yang ingin saya utarakan, wajar untuk kita menangis. terkadang kita menangis histeris sejadi-jadinya. Tapi kalau imanmu besar, kalau kamu percaya, tangis itu tidak akan berkepanjangan. Orang yang meninggal itu sedang berjalan menuju tempat yang lebih baik, surga, tempat terbaik bagi mereka. Mengapa kita harus menangis untuk mereka yang akan berbahagia?

Dunia hanyalah tempat persinggahan kita, suatu saat kita akan berpulang ke surga. Materi di atas dunia pada akhirnya akan kita tinggalkan, sedangkan iman akan menjadi bekal kita. Bangunlah iman yang kokoh selagi kita hidup di dunia.

Ramalanku untuk Dunia

kesimpulan ramalanku, dunia akan berangsur hancur sampai pada kesudahannya.

Dulu, dosenku meramalkan indonesia sekali lagi akan memasuki krisis. Aku setuju, hal itu tidak mengherankan karena tanda-tandanya sudah mulai kelihatan. Dunia ini mulai hancur, sumber daya semakin terkuras. Sekarang minyak bumi, mungkin selanjutnya menyusul gas, batu bara, mineral, dll sampai semua itu menjadi langka dalam waktu singkat.

Semua kemalangan ini akan berdampak pada keseimbangan alam. meskipun air dan sumber daya melimpah lain dapat dijadikan alternatif, sebagai bahan bakar mungkin, pada akhirnya air akan dijadikan komoditas berharga yang tidak lagi dilihat sebagai pemenuh kebutuhan badan.

Aku penasaran, apa pada akhirnya kebutuhan vital seperti oksigen juga akan langka. Di samping itu, global warming masih terus memanaskan bumi. Dalam waktu singkat, perubahan drastis cuaca dunia akan terjadi. Alam akan semakin tidak seimbang, dan suatu masa yang bisa kusebut era baru dapat tercipta.

Katanya, angka kematian kini lebih sedikit dari angka kelahiran, lebih lagi, bahan pangan semakin sedikit. Kelamaan hal ini bisa menjadi bencana kelaparan. Rusaknya alam kelak juga akan menjadi tambahan beban.

Teknologi kedokteran tentunya akan semakin berkembang seiring waktu, semakin banyak manusia yang dapat terselamatkan dari maut. Umur manusia dapat diperpanjang. manusia dapat kebal terhadap penyakit-penyakit. Suatu kemajuan bagi umat manusia, namun juga suatu masalah tersendiri karena angka kematian jauh dibawah angka kelahiran. Ditambah lagi, konsumsi manusia akan sumber daya alam akan semakin besar. Sumber daya alam pada akhirnya tidak akan cukup untuk semuanya.

Kebobrokan ini, membawa dunia kepada krisis moral dan sosial, mendahulukan kepentingan diri sendiri, politik kotor, penindasan, kriminalitas, semua keburukan dilakukan asalkan dapat melangsungkan hidup sendiri.

Namun di masa ini akan banyak manusia yang mendekatkan diri pada Tuhan, karena kutuk atas mereka, karena kesengsaraan mereka. Malangnya, saat mereka merasa doa-doa tidak dijawab, saat mereka tidak lagi sabar dan percaya, mereka akan meninggalkan Tuhan, menghujat dan memaki nama Tuhan. Akan semakin banyak orang yang tidak beragama, akan banyak muncul ramalan tentang akhir jaman, di jalanan akan semakin banyak orang yang sakit jiwanya.

Angka pengangguran dan kemiskinan akan menjadi luar biasa besar. Kesenjangan sosial akan sangat jelas terlihat. Yang miskin semakin miskin, kapitalis semakin memegang kuasa atas nasib orang banyak. Pemerintahan daerah tidak lagi berjalan semestinya. Pada jaman ini, orang-orang mati bergelimpangan dipinggir jalan bukan lagi pemandangan yang merisihkan. Jumlah kasus bunuh diri pun terus meningkat dan tak kunjung turun.

Impian besar manusia untuk menetap di planet lain yang lebih baik tidak akan pernah terwujud. Pencarian kehidupan di luar bumi tidak pernah menemukan hasil. Penelitian yang luar biasa mahal itu akhirnya dihentikan, agar biayanya dapat mengalir ke kebutuhan lain yang lebih vital. Manusia selamanya harus menetap di bumi sampai kehancurannya.

Penyakit datang mewabah, jumlah penderita tidak dapat ditangani seluruhya. Jumlah kematian meningkat dengan drastis, tidak ada lagi pemerintahan yang dapat mengatur rakyatnya. Manusia sebagai makhluk sosial tidak lagi dapat hidup sendiri.

akhirnya, setiap manusia mati. Ras manusia punah. Yang masih dapat bertahan hanya kehidupan tingkat rendah: lumut, jamur, bakteri, rumput, dan belukar. Dan begitu selanjutnya. Hingga semua tak lagi dapat berlangsung.

=============
versi kepercayaanku:
sebelum semua manusia mati, dan kekacauan sudah mencapai puncaknya, Tuhan datang untuk yang kedua kalinya, dan saat itu adalah akhir zaman, dan seterusnya yang sudah tertulis dalam alkitab.
=============

=============
versi kelangsungan duniaku:
Ribuan, jutaan tahun setelah ras manusia musnah, umur bumi semakin tua, keadaan bumi tidak seperti bumi saaat ditinggali manusia, bumi berevolusi. kehidupan tingkat rendah beradaptasi, berevolusi, dan akhirnya tercipta kehidupan baru di bumi. hukum alam kembali tercipta. Rantai makanan kembali bergulir. alam mencapai keseimbangan alam dengan sendirinya.

Tapi, semua itu terpaksa kembali berakhir, karena bumi tidak lagi menjadi tempat kehidupan bagi makhluk hidup. Bumi sudah terlalu tua, dan akhirnya hancur. Galaksi bima sakti kehilangan bentuknya yang dulu. kini semua kembali menjadi hampa.
=============

Manusia dan Artificial Intelligence

Di semester pendek/sisipan tahun ini, aku mengambil suatu mata kuliah yaitu Intelegensi buatan (artificial intelligence). Suatu mata kuliah yang memperlajari ilmu dan desain agen kecerdasan. AI sudah dipikirkan para filsuf sejak ribuan tahun lalu, dan kini diterapkan hampir di semua benda disekitar kita. radio, microwave, ac, robot, handphone, televisi, komputer, mobil, dan sistem kehidupan lain.

Manusia dalam tulisanku yang lain adalah ciptaan Tuhan, yang serupa dengan Tuhan, yang mempunyai kemampuan untuk berpikir, belajar, berkembang, bertindak, bergerak, menciptakan, memelihara, merencanakan, dan berkomunikasi. Kudapati, tujuan Tuhan menciptakan manusia mirip dengan tujuan manusia menciptakan AI:

  • Tuhan menciptakan manusia, agar manusia dapat menjadi partner dan abdi Tuhan.
  • Manusia menciptakan AI, agar agen itu dapat menjadi partner, pendukung kerja manusia.

Manusia tentu ingin menciptakan suatu AI yang mempunyai kemampuan yang sama (atau bahkan melebihi) kemampuan yang dimiliki manusia. Manusia tidak akan puas dengan apa yang sudah diraihnya, hal itu kini berdampak pada aspek sosial dalam implementasi AI dalam kehidupan. Misalnya saja produksi massal dengan robot dalam pabrik yang tidak lagi membutuhkan banyak tenaga manusia.

Lama-kelamaan, peran manusia akan digantikan oleh robot. Tiba saatnya nanti, saat AI seperti robot ‘hidup’ untuk manusia, manusia mungkin tidak perlu lagi beranjak, tidak perlu berkomunikasi, tidak perlu repot-repot karena mereka hidup di dunia terotomatisasi. Aspek sosial mulai hilang, manusia mungkin cukup mengutus perwakilannya yaitu robot untuk mengurus kehidupan. Hidup manusia mungkin pada akhirnya diwakili oleh robot, nilai hidup akan menjadi begitu rendah.

Karena sebuah AI yang sempurna memiliki apa yang dimiliki manusia, aku penasaran apa jadinya jika robot-robot itu menggila seperti yang dieritakan dalam film iRobot. Tapi AI bukan cabang ilmu yang akan menghancurkan hidup manusia. Ilmu ini diperlukan manusia demi kelangsungan hidupnya. Ini bukan sebuah dilema, ini keharusan yang harus di lakukan manusia untuk berkembang dan mengusahakan kehidupan yang lebih baik.

Menurutku, manusia tidak bermain-main sebagai Tuhan. Manusia bekerja dengan akal budinya untuk Tuhan. Tidakkah Tuhan akan senang melihat anak-anakNya meraih kehidupan yang lebih maju, yang justru meningkatkan nilai mereka sebagai manusia?

off-topic: peneliti domba-domba dolly juga tidak berdosa, mengapa ditentang? mereka mengusahakan kebaikan.

Karena itu dalam industri selalu ada kode-kode etik. Melanggar kode-kode etik inilah yang juga melanggar batas-batas kemanusiaan yang sudah ditetapkan Tuhan. well, it’s merely a writing, it’s yours to decide whether it’s good or bad.

Tuhan

Hal yang sama pernah kutanyakan ke papaku. Well, pertanyaannya sederhana. Apa Tuhan itu? Pertanyaan yang hanya tiga kata itu mungkin tidak bisa dijawab dengan kata-kata. Kata papaku, hal itu melebihi pemahaman dan pengetahuan kita sebagai manusia.

well, it might be true. banyak hal di dunia ini yang tidak kumengerti. bukan semata karena aku bodoh, tapi karena banyak hal yang belum diketahui manusia. Kenapa ada kehidupan? Saat kulihat tanganku, aku berpikir kenapa ada sistem tubuh yang begitu kompleks, yang hidup, dan berinteraksi dengan alam yang juga punya hukum-hukum dan aturan alam.

Mengapa manusia harus hidup dengan jiwa? mengapa manusia tidak hidup hanya dengan energi? sel-sel tubuh manusia membentuk sistem yang menghasilkan energi. Lalu mengapa raga manusia tidak dapat berdiri sendiri dengan kelengkapan raganya? apakah jiwa merupakan bentuk energi? mengapa tidak seperti zombie, mayat (yang mana tidak mempunyai jiwa lagi) namun bisa tetap hidup hanya dengan raganya, dengan otak, sistem tubuh, sistem pencernaan, alat gerak, dll?

Dulu dikatakan dunia ini kosong. hampa. Tidak ada apapun, tidak ada waktu, tidak ada energi, tidak ada suatu unsur apapun. Lalu dari manakah Tuhan? Apa yang membuat Tuhan? Mengapa Tuhan bisa tercipta? Bagaimana Tuhan bisa menciptakan kehidupan untuk diriNya sendiri, bahkan intelegensi maha besar untuk menciptakan kehidupan kita manusia? bagaimana Dia bisa menciptakan alam semesta, dan merencanakan masa depan alam semesta sejak awal Ia menciptakannya?

Saat berpikir tentang kehidupan, bagaimana jadinya jika sejak awal tidak ada kehidupan. kita tidak pernah ada. pertanyaan terbesarku: kenapa harus ada kehidupan?

It’s nature for human untuk mempunyai rasa ingin tahu yang besar, namun pertanyaan keilahian seperti tak akan berujung. tidak akan ada habisnya . Menurut kepercayaanku, manusia tidak perlu memikirkan hal-hal seperti itu. Yang perlu kita lakukan sebagai manusia adalah percaya. Melakukan hal-hal baik yang diajarkan agama masing-masing, dan menjadi manusia yang manusiawi.

kolekte di jawa dan luar jawa

Nah, bicara sejenak tentang agamaku, katolik.

bagi yang gak tau, kolekte itu artinya persembahan. about that, i figured this out: jumlah nominal persembahan perorangan di jawa dan di luar jawa sungguh berbeda. Aku terpaksa adalah orang jawa, parents orang jawa juga. Kami sudah berkeliling Indonesia karena kewajiban kerja papa.

Kalau ke gereja, ada satu saat dimana kotak/kantong persembahan diedarkan, dan umat dengan keikhlasannya dipersilahkan menyumbang persembahan berupa uang. Terlepas dari persepuluhan (menyumbang minimal sepersepuluh dari penghasilan), orang-orang di luar jawa akan menyumbang paling tidak lebih dari 1000 IDR, tidak jarang dengan nominal tinggi. Berbeda dengan, orang-orang di jawa, seringnya tuh cuma 1000 IDR.

Well, bukan apa-apa, namanya juga keikhlasan. Tapi kok kesannya kurang bersyukur. Kalo dilihat lagi dari konsep persepuluhan, 1000 IDR itu kecil sekali. Andaikan saja gaji perbulannya 1000000 IDR, maka 1000 IDR adalah perseratusannya. Jaman sekarang, mana ada gaji 1000000 IDR, maksudku tidak sedikit orang yang bergaji diatas nominal itu.

Padahal kalo doa pembukaan, dikatakan: “Kami panjatkan puji syukur sebesar-besarnya…” Bicara memang gampang ya? berkorban susah. Bagaimana denganku? well, um, kalau mau pergi ke gereja, kukantongi sejumlah lembar uang: 1000, 5000, dan 10000. kalo mau kolekte, ya aku rogoh aja kantongku. Yang kupegang, itu yang kusumbangkan, hahaha.

20000, 50000, apalagi 100000 gak aku masukkan ke kantong tentunya karena aku belum berpenghasilan! Gila aja, Gimana jadinya kalo aku gak makan???

Gitar, YUI, piano

Gitar memang sahabatnya YUI. permainan gitar selalu ada di setiap lagunya. dilihat dari perjalanan hidupnya, rekomendasi dari temannya memberanikan YUI untuk mengambil bimbingan belajar gitar, yang kemudian membawanya ke puncak ketenaran.

Tapi, pernah kudengar cuplikan lagu YUI yang dibawakan dengan piano. kedengarannya keren banget, since gitar dan piano match sama lagunya YUI yang romantis dan menggetarkan jiwa.

Demo, aku sampai sekarang blum punya lagu itu T_T, kapan ya YUI bakal buat album yang ada permainan piano di dalamnya? Karena yang kutahu dari beberapa sumber, YUI ternyata juga bisa bermain piano. Aaaah~ YUI, aku tunggu permainan pianonya!

Viva YUI!

Benci liat orang lain bahagia

melanjutkan seri benci, kali ini: aku benci lihat orang bahagia. Hmmm aku belum bisa merumuskannya. Tapi kebanyakan dalam hidupku aku benci lihat orang bahagia.

Tentu saja, ini karena mood. Seringnya setiap hari aku tidak sedih, ataupun bahagia. Aku stabil diantaranya. Karena itu kalau aku melihat orang bahagia, aku tidak suka. Mereka akan mengeluarkan banyak suara yang mengganggu.

Hal ini tidak terjadi kalau aku juga sedang bahagia. kalau moodku sedang bagus, aku juga ikut bahagia untuk orang lain yang berbahagia. Misalnya saja kalau albumnya YUI jadi platinum, gak mungkin aku gak bahagia. YUI itu bisa bikin kemurungan jadi keceriaan.

Meskipun begitu, sebenarnya aku suka melihat untuk murung, karena mereka tenang. mereka tidak mau banyak bicara. Kurasa semua ini hanya karena suara. ku tidak suka orang yang bersemangat.